Senin, 09 April 2012


KERETAKAN YANG TERJADI PADA LANTAI KERAMIK



Dokumentasi Pribadi
Keramik merupakan bahan penutup lantai yang paling sering di gunakan oleh bangunan rumah tinggal, entah itu besar atau kecil. Hal ini di karenakan keramik mempunyai berbagai macam motif, tekstur, dan ukuran yang dapat di sesuaikan dengan selera masing – masing.
Namun, masalah yang di anggap paling membebani pemilik rumah adalah terjadinya keretakan yang menyebabkan pecahnya keramik tersebut.


Berikut ini akan di uraikan penyebab keretakan tersebut :

1.      Pergeseran bidang dinding di sebabkan karena tekanan, gempa bumi, dan pergeseran pondasi
2.      Perekat menggunakan adukan yang kurang baik. Biasanya karena kurang campuran pada semen
3.      Penyusutan beton apabila keramik di pasang di beton
4.      Keramik yang di pasang tidak di rendam terlebih dahulu
5.      Terlalu banyak rongga di bawah keramik karena pemasangannya yang kurang baik.
           
Adapun biasanya bila salah satu lantai keramik kita retak dan pecah, kita akan berpikiran untuk mengganti seluruh lantai keramik. Hal seperti itu tidak perlu kita lakukan, karena bila kita bisa mendapatkan jenis lantai keramik yang sama, maka kita cukup mengganti keramik yang retak / atau pecah tersebut.

Berikut adalah langkah – langkah mengganti keramik yang retak / pecah     :
1.      Alat dan bahan yang di butuhkan             :
·         Perekat keramik instan ( semen instan )
·         Kuas
·         Trowel
·         Palu Karet
2.      Agar perekat keramik instan dapat merekat dengan baik, sebaiknya bersihkan terlebih dahulu debu yang menempel pada lantai keramik yang pecah. Untuk melakukan pekerjaan ini kita bisa menggunakan kuas dengan cara seperti menyapu lantai.

3.      Setelah lantai bersih, segera lapisi dengan perekat keramik instan. Perekat keramik instan ini sebelumnya harus kita campur dengan air secukupnya, sehingga akan tampak seperti adonan kue.


4.      Ratakan adukan perekat keramik instan tadi dengan menggunakan trowel. Trowel yang digunakan disini adalah trowel yang bergerigi. Penggunaan trowel ini dimaksudkan untuk menjamin perekatan yang lebih baik antara keramik dan lantai. Udara yang biasanya terjebak diantara perekat dan keramik akan membuat rongga, yang mengakibatkan keramik tidak dapat merekat dengan baik. Dengan trowel, udara dapat dikeluarkan semuanya. Selain itu perekat yang digunakan akan lebih irit karena trowel menjamin perekatan yang ada hanya 2-3 cm.

5.      Segera rekatkan keramik di atas perekat yang sudah ditrowel tadi. Tekan-tekan keramik, dan pukul-pukul dengan palu karet agar keramik menempel dengan baik.


6.      Langkah terakhir adalah mengisi nat yang kosong sehingga akan terlihat lebih rapi. Dan lantai keramik kita akan kembali indah seperti semula.

“ Kita harus paham dan mengerti dalam memilih jenis keramik yang baik sebelum membeli, jangan terperdaya oleh model keramik baru yang hanya indah saja, namun juga harus di pertimbangkan Ketebalan dan Kekuatan keramik tersebut.”


Sumber      :           Serba Serbi Tips & Trik : Lantai Keramik Pecah? Gampang.
Aryaniarts Indonesia : Lantai Keramik Melendung atau Meledak, pecah.

Semoga Bermanfaat!!!